Pengalaman perdana turun kelapangan meruqyah anak sekolah yang kesurupan,kelas 2 SMK 4 Samarinda.Baru aja saya bacakan ayat-ayat ruqyah standar (Al-Fatihah,Ayat qursi,3 qul) dia langsung nangis,kemudian terjadi dialog antara saya dan jin yg merasuki anak tersebut.
Saya: "Siapa kalian dan dari mana?"
jin : "Saya dari lemari"
Rupanya jin itu tinggal di lemari persis di dalam kelas si anak yg dia rasuki.kemudian dialog saya lanjutkan.

Saya: "Untuk apa kamu mengganggu anak ini?"
Jin : "Tempat tinggal saya di kotori."
Saya: "Kamu Muslim?"
Jin : "Bukan."
Saya: "Kamu mau jadi muslim yang jika di bacakan ayat-ayat Allah kamu akan merasa sejuk dan tentram,bukan kepanasan dan tersiksa."
Jin : "Mau,gimana caranya?"
Saya: "Baik saya tuntun kamu syahadat,ikuti saya ya.."
Setelah saya tuntun baca syahadat...
Saya: "Sekarang kamu muslim,muslim tidak mengganggu muslim lainnya karena mereka bersaudara,kamu harus keluar dari tubuh anak ini!
Jin : "Jadi saya tinggal dimana? lemari itu kotor."
Saya: "Kamu lebih enak tinggal di masjid sambil belajar sholat dan ngaji."
Jin : "Saya milih tinggal di musholla sekolah ini,disini saya banyak teman."
Saya: "Boleh,sekarang keluar baik-baik dan jangan ganggu lagi anak-anak yg ada disini!"
Setelah itu,anak tersebut muntah, Alhamdulillah... Dia sudah sadar. Semua ini terjadi atas pertolongan Allah.
Ini benar-benar pengalaman yang tidak bisa saya lupakan seumur hidup saya,kerna memang saya tidak pernah ruqyah orang kesurupan,apalagi sampai berdialog,trus kemudian jinnya bersyahadat.Pengalaman saya hanyalah ruqyah mandiri,dan meruqyah rutin anak saya yang sakit paru-paru dan Alhamdulillah sekarang sudah sehat.
Ruqyahpun milik orang awam seperti saya

Post a Comment