"Mulanya, sejak masuk pesantren saya mengalami sakit yang tidak kunjung sembuh," kata santri jebolan dari Pesantren Lirboyo Kediri ini. Sakit itu ternyata berupa sejenis kanker kulit yang membuat seluruh tubuhnya melepuh. Tak hanya sakit, orang lain pun menjadi jijik melihatnya.

Sakit yang berlangsung selama bertahun-tahun itu tidak kunjung sembuh meski Sholeh sudah berupaya berobat kesana kemari. Hingga akhirnya, Sholeh memasrahkan dirinya pada Allàh. Dia kembalikan semua masalah sakitnya ini pada pemilik penyakit dan pemiliki kesembuhan, Allàh Subhànahu wa Ta'àlà dengan memohon kesembuhan secara sungguh-sungguh.

"Maka saya matikan lampu dan saya pun berduaan dengan Allàh," ungkap pendiri rumah sehat Avicenna di Kwangkalan kota Kediri ini. Ajaib, setelah pasrah total kepada Allàh dan rutin bertahajud, justru penyakit Sholeh sembuh dengan sendirinya. Boleh dikata, itulah tahap awal Sholeh menerapkan terapi tahajud pada dirinya sendiri." (Prof Dr Mohammad MPd PNI, Pemilik Rumah Sehat Avicena juga mantan penderita kanker kulit)

==========================

Al-Muwafaq Abdul Latif Al Baghdadi berkata dalam kitab Al-Arba'in,

"Aku sungguh telah melihat sekumpulan mereka yang mempunyai waktu luang dan kemewahan yang terjaga kesehatannya lalu mencari sebab itu maka aku mendapati mereka banyak shalat dan tahajjud."

Post a Comment