Vian Abu Yusya
(Praktisi QH Purwakarta)
bismillah.

sudah 1 minggu akhwat ini datang ke tempat ana dengan diantar adik laki2nya, 7 hari berturut turut dan 7 kali pula ana meruqyah dia, walhasil tidak ada perubahan untuk sakit maag nya yang akut. Jin yang ada di tubuhnya tertawa meledek kalo ruqyah yang ana baca seperti tiupan angin sepoi2 yang sama sekali tidak menyakitinya. Tetapi terapi terus berlanjut dan kami tidak putus asa.
Satu malam ana mencoba minta petunjuk Alloh ta ala dengan tahajjud, hingga ana bermimpi melihat seorang ibu tua yang berdarah2 di bagian dadanya sementara dia memikul batu yang sangat besar.
Dengan izin Alloh ana coba menafsirkan mimpi tsb yakni ana suruh si akhwat datang bersama ibunya.

Si akhwat menurut dan menyampaikan pada ibunya, tapi ibunya tidak bersedia, maka sesi ruqyah pun seperti yang sudah2 yakni jin tsb tetap tidak bergeming. Kemudian stelah selesai ruqyah Alloh ta ala memberi ilham pada ana untk mendatangi ibu akhwat tsb. Dengan diantar adiknya ana pergi menemui ibu tsb smentara si akhwat menunggu di rumah ana dngan istri ana.

Alhamdulillah ketemu si ibu dan terjadi obrolan panjang yang intinya si ibu merasa sakit hati pada anaknya karena satu permintaan kecil yang tidak dipenuhi anaknya, hingga terjadi pertengkaran dan mrk tidak bertegur sapa dalam waktu dua bulan. kemudian ana minta si ibu agar sudi memaafkan si akhwat tsb dan ikut bersama ana menemui anaknya. Dengan susah payah si ibu tetap tidak mau memaafkan apalagi menemui anaknya di rumah ana. Ana berinisiatif agar adiknya menjemput kakaknya di rumah ana , alhamdulillah si akhwat mau dan datang dengan linangan airmata seraya meminta maaf. Si ibu pun tak kuasa untk tidak memaafkan dan memeluk putrinya. . .

Alhamdulillah setelah itu terapi dilakukan dirumah ibu tsb. Dan keajaiban terjadi. . . , baru saja ana memulai bacaan suroh alfatihah si akhwat muntah2 dngan sedikit darah, padahal sebelumnya tidak terjadi dia muntah2, yang ada malah tertawa. . .
setelah cukup lama terapi selesai. Esoknya ana cek akhwat tsb dan alhamdulillah tidak terjadi apa2.

ya ikhwah, betapa dosa menjadi salah satu asbab tidak mempan nya ruqyah yang kita lakukan. terlebih pada orang tua.

nastaghfiruka wanatuubu ilaik..

Post a Comment