Mewaspadai HOBI yang sekiranya menyalahi syariat

Beberapa waktu lalu ana dan Tim RHQ diundang seorang Gadis mapan berusia 50-an

Awal kedatangan ana cukup membuat ana hopeless nyerah karena melihat diseantero sudut rumahnya terdapat Buanyaaakkkk patung Kura-kura.

Namun temen-temen menyemangati ana dengan memulai proses rukyah pasien dan merukyah rumahnya, dengan sebelumnya Kami menutup semua patung-patung tersebut dengan kain.

Ketika proses rukyah dilakukan, beberapa hal unik kami dapati, diantaranya adalah SPRAYER yang kami gunakan meletus (padahal botolnya berbahan plastik PP keras dan padat)
Namun yang menarik perhatian kami adalah... ketika dirukyah, si tuan rumah melakukan gerakan-gerakan seperti KURA-KURA berenang...

Ana pribadi ngak terlibat rukyah si pasiennya, karena ana memfokuskan pada Rukyah Rumahnya.

Selesainya kita pulang ke Base Camp RHQ Gandul, kami me-REVIEW kegiatan kita tadi dan barulah temen-temen tersadar akan fenomena HOBI yang itu terlahir dari panggilan atau kemauan "sesuatu" di dalam diri si pasien.

Ketika pasien diklarifikasikan hal ini, beliau dengan bingungnya hanya berujar :
"Apa salahnya dengan Kura-kura? "
"Apa salahnya cuma hobi?"
"Apa salahnya dengan patung-patung imut?"

Kesimpulannya adalah...
Baiknya berfikir ulang untuk punya Hobi mengoleksi sesuatu...

Post a Comment