TERAPI RUQYAH JARAK JAUH LEWAT TELPON (PENGOBATAN SANTET, TENUNG, TELUH, SIHIR, GUNA-GUNA)

TERAPI RUQYAH JARAK JAUH LEWAT TELPON (PENGOBATAN SANTET, TENUNG, TELUH, SIHIR, GUNA-GUNA)
Saya Perdana Akhmad, S.Psi sebagai Founder Quranic Healing akan memberikan pelayanan Ruqyah Melalui Telpon khusus bagi umat muslim yang diserang oleh SIHIR, ILMU HITAM, PELET, SANTET, TELUH, GUNA GUNA, SERING KESURUPAN, TERKENA PENYAKIT YANG TIDAK TERDETEKSI DOKTER. Penjelasan lanjutan Klik Gambar !

GANGGUAN MENTAL SPLIT PERSONALITY (KEPRIBADIAN GANDA)

GANGGUAN MENTAL SPLIT PERSONALITY (KEPRIBADIAN GANDA)

Seri psikoterapi Ruqyah
-------------------------------------------------------------
Foto: GANGGUAN MENTAL SPLIT PERSONALITY (KEPRIBADIAN GANDA)

Seri psikoterapi Ruqyah
-------------------------------------------------------------
Bentuk gangguan jiwa yang jamak diderita manusia ialah kepribadian ganda. gejala kepribadian ganda ialah dalam satu badan, ada beberapa individu dengan kepribadian yang benar-benar berbeda, dengan pikiran dan kepercayaan berbeda, hingga bisa dikatakan, mereka adalah orang-orang yang berbeda tetapi yang berdiam dalam satu badan. Karena itu, gangguan jiwa ini biasa disebut juga dengan "split personality", atau terpecahnya kepribadian.

Dalam kehidupan sehari-hari, contoh penderita gangguan split personality parah ini adalah mereka yang kita sebut "orang gila" yang berkeliaran di jalan. Di dalam badan mereka, mereka menjadi pribadi yang benar-benar lain dari luarnya. Mereka menjadi orang lain yang sama sekali tidak sadar siapa diri mereka sendiri aslinya. 

Nah, kembali ke pembahasan yang hendak saya ceritakan. Ternyata, mereka yang menderita split personality parah ini, secara fisiologis atau fisik, membentuk gejala yang sama dengan yang dipercaya masing-masing pribadi di dalam diri mereka. Katakan contohnya, seorang penderita, mengalami pecah kepribadian menjadi 3 orang. Pribadi A adalah seseorang yang menderita sesak nafas. Pribadi B adalah seseorang yang sehat wal afiat. Dan, pribadi C adalah seseorang yang menyatakan dirinya jin.

Nah, kelanjutan ceritanya ini menarik sekali, jadi perhatikan baik-baik. Ketika tubuh si penderitasplit personality ini dikuasai oleh Pribadi A, lalu dokter memeriksa kondisi badannya, maka mereka menemukan bahwa di badan tersebut benar-benar ada semua gejala penyakit sesak nafas. Napas berdenging, penyumbatan saluran napas, reaksi yang berlebih terhadap alergen, dan sebagainya. Lalu, ketika Pribadi B yang muncul, meski munculnya hanya dalam hitungan beberapa menit kemudian, si pasien ini tidak lagi menampakkan gejala penyakit yang diderita Pribadi A tadi tiba-tiba tubuhnya tidak menunjukkan gejala sakit sesak nafas. Lalu, hanya beberapa saat kemudian, ketika Pribadi C menguasai badannya, dia mengaku adalah jin yang ingin menguasai tubuh manusia yang dirasukinya.
Menarik sekali, bukan?

Menurut Anda, apa penyebab semua itu? Apa yang menimbulkan gejala fisik penyakit berbeda dalam SATU TUBUH yang sama, tergantung dari Pribadi yang menguasainya? Dan apa pula yang menyebabkan semua gejala tersebut menghilang sama sekali ketika Pribadi yang menguasainya adalah pribadi yang meyakini dirinya sehat? Kita bicara tentang SATU TUBUH yang SAMA, lho? Ini memang kasus yang ekstrim, di mana pribadi-pribadi berbeda yang bersemayam di satu badan tadi, memiliki karakteristik yang sangat kuat, sehingga, orang yang sama bisa menjadi orang lain meski badannya masih sama. Pribadi yang benar-benar lain. Tetapi, sekali lagi, ini menunjukkan betapa besarnya pengaruh apa yang kita PERCAYA baik secara sadar maupun tidak dalam kehidupan kita. Tidak main-main kuatnya persepsi kita akan kehidupan. Apa yang dipercaya pikiran mampu mengalahkan kekuatan raga.

Penyebab split personality

Kepribadian ganda dapat diderita manusia karena depresi yang berkepanjangan, rasa kecewa yang luar biasa, rasa berduka yang tak terobati, atau penyesalan karena melakukan suatu kesalahan fatal (dosa). Ego yang mendominasi Emosi. Kurangnya wawasan Spiritual. Fanatisme berlebihan terhadap suatu keyakinan. Hilangnya keyakinan karena skeptisisme.

Penyembuhan Split Personality dengan terapi ruqyah

Seorang penerapis ruqyah harus jeli membedakan mana gangguan jin murni dan gangguan split personality. Saya mendapati ada beberapa pasien ruqyah menderita gangguan mental split personality karena beragam kejadian. Contohnya ada seorang wanita menderita kepribadian ganda merasa dirinya dikuasai oleh istri muda suaminya.hal ini karena dikecewakan suaminya yang menikah lagi dan suaminya ternyata bukan orang yang bertanggung jawab.  Penguasaan pribadi istri muda suaminya sangat besar hingga sama sekali ketika pribadi istri muda suaminya datang 100 % hilang kesadaran aslinya hingga menulis sms, inbox facebook, BBM sudah bukan kepribadian aslinya. lalu setelah kepribadia aslinya timbul menjadi heran dengan apa yang sudah ditulisnya dan mulai meminta maaf kepada semua orang yang tanpa dia sadari sudah menulis yang aneh-aneh.

Fenomena split personality pernah diingatkan oleh Rasulullah Muhammad , ketika beliau berdiskusi dengan para sahabatnya. Rasulullah Muhammad  menyatakan, bahwa akan ada suatu masa (fenomena) di mana seseorang pada malam harinya adalah orang yang baik, namun pada siang harinya ia adalah orang yang buruk. Sebaliknya ada pula, seseorang yang pada malam harinya adalah orang yang buruk, namun pada siang harinya ia adalah orang yang baik.

Split personality menunjukkan ketidak-mampuan seseorang atau suatu masyarakat, dalam berpegang teguh pada nilai-nilai Islam. Orang atau masyarakat tersebut gagal melawan hawa nafsunya, yang mengajaknya pada kefasikan dan kebodohan. Orang atau masyarakat tersebut tidak mampu menQur’ankan pemikiran, sikap, dan perilakunya. Oleh karena itu, setiap muslim (seseorang atau suatu masyarakat) hendaklah dapat melepaskan diri dari derita split personality. Caranya dengan berpegang teguh pada nilai-nilai Islam, yang substansi dasarnya tertuang dalam Al Qur’an, dan dijelaskan dalam Al Hadist, serta diingatkan oleh para ulama.

Seorang penderita split personality hendaknya selalu membasahi lisannnya dengan dzikir sirri maupun jahr , saya anjurkan selalu mengucap dzikir Astaghfirullah hal adziem (atau dzikir lainnya) jangan pernah putus ketika sedang tidak melakukan suatu aktifitas. Dengan pola dzikir continyu ini akan mengikis kuasa pribadi lain yang mendominasi menjadi semakin berkurang kekuasaannya sebab selalu memfokuskan kesadaran jiwanya pada dzikir kepada Allah.

Selain itu dia harus berusaha bersikap ikhlas menerima semua cobaan yang diberikan Allah walau seberat apapun. Seorang peruqyah harus mempu mencirikan pasiennya apakah menderita split personality atau gangguan jin dengan meneliti kehidupannya dengan menanyakan apakah ada kejadian yang sangat menyakitkan hatinya yang sama sekali tidak dapat diikhaskan dan dimaafkan.
------------------Bersambung.......................
Bentuk gangguan jiwa yang jamak diderita manusia ialah kepribadian ganda. gejala kepribadian ganda ialah dalam satu badan, ada beberapa individu dengan kepribadian yang benar-benar berbeda, dengan pikiran dan kepercayaan berbeda, hingga bisa dikatakan, mereka adalah orang-orang yang berbeda tetapi yang berdiam dalam satu badan. Karena itu, gangguan jiwa ini biasa disebut juga dengan "split personality", atau terpecahnya kepribadian.

Dalam kehidupan sehari-hari, contoh penderita gangguan split personality parah ini adalah mereka yang kita sebut "orang gila" yang berkeliaran di jalan. Di dalam badan mereka, mereka menjadi pribadi yang benar-benar lain dari luarnya. Mereka menjadi orang lain yang sama sekali tidak sadar siapa diri mereka sendiri aslinya.

Nah, kembali ke pembahasan yang hendak saya ceritakan. Ternyata, mereka yang menderita split personality parah ini, secara fisiologis atau fisik, membentuk gejala yang sama dengan yang dipercaya masing-masing pribadi di dalam diri mereka. Katakan contohnya, seorang penderita, mengalami pecah kepribadian menjadi 3 orang. Pribadi A adalah seseorang yang menderita sesak nafas. Pribadi B adalah seseorang yang sehat wal afiat. Dan, pribadi C adalah seseorang yang menyatakan dirinya jin.

Nah, kelanjutan ceritanya ini menarik sekali, jadi perhatikan baik-baik. Ketika tubuh si penderitasplit personality ini dikuasai oleh Pribadi A, lalu dokter memeriksa kondisi badannya, maka mereka menemukan bahwa di badan tersebut benar-benar ada semua gejala penyakit sesak nafas. Napas berdenging, penyumbatan saluran napas, reaksi yang berlebih terhadap alergen, dan sebagainya. Lalu, ketika Pribadi B yang muncul, meski munculnya hanya dalam hitungan beberapa menit kemudian, si pasien ini tidak lagi menampakkan gejala penyakit yang diderita Pribadi A tadi tiba-tiba tubuhnya tidak menunjukkan gejala sakit sesak nafas. Lalu, hanya beberapa saat kemudian, ketika Pribadi C menguasai badannya, dia mengaku adalah jin yang ingin menguasai tubuh manusia yang dirasukinya.
Menarik sekali, bukan?

Menurut Anda, apa penyebab semua itu? Apa yang menimbulkan gejala fisik penyakit berbeda dalam SATU TUBUH yang sama, tergantung dari Pribadi yang menguasainya? Dan apa pula yang menyebabkan semua gejala tersebut menghilang sama sekali ketika Pribadi yang menguasainya adalah pribadi yang meyakini dirinya sehat? Kita bicara tentang SATU TUBUH yang SAMA, lho? Ini memang kasus yang ekstrim, di mana pribadi-pribadi berbeda yang bersemayam di satu badan tadi, memiliki karakteristik yang sangat kuat, sehingga, orang yang sama bisa menjadi orang lain meski badannya masih sama. Pribadi yang benar-benar lain. Tetapi, sekali lagi, ini menunjukkan betapa besarnya pengaruh apa yang kita PERCAYA baik secara sadar maupun tidak dalam kehidupan kita. Tidak main-main kuatnya persepsi kita akan kehidupan. Apa yang dipercaya pikiran mampu mengalahkan kekuatan raga.

Penyebab split personality

Kepribadian ganda dapat diderita manusia karena depresi yang berkepanjangan, rasa kecewa yang luar biasa, rasa berduka yang tak terobati, atau penyesalan karena melakukan suatu kesalahan fatal (dosa). Ego yang mendominasi Emosi. Kurangnya wawasan Spiritual. Fanatisme berlebihan terhadap suatu keyakinan. Hilangnya keyakinan karena skeptisisme.

Penyembuhan Split Personality dengan terapi ruqyah

Seorang penerapis ruqyah harus jeli membedakan mana gangguan jin murni dan gangguan split personality. Saya mendapati ada beberapa pasien ruqyah menderita gangguan mental split personality karena beragam kejadian. Contohnya ada seorang wanita menderita kepribadian ganda merasa dirinya dikuasai oleh istri muda suaminya.hal ini karena dikecewakan suaminya yang menikah lagi dan suaminya ternyata bukan orang yang bertanggung jawab. Penguasaan pribadi istri muda suaminya sangat besar hingga sama sekali ketika pribadi istri muda suaminya datang 100 % hilang kesadaran aslinya hingga menulis sms, inbox facebook, BBM sudah bukan kepribadian aslinya. lalu setelah kepribadia aslinya timbul menjadi heran dengan apa yang sudah ditulisnya dan mulai meminta maaf kepada semua orang yang tanpa dia sadari sudah menulis yang aneh-aneh.

Fenomena split personality pernah diingatkan oleh Rasulullah Muhammad , ketika beliau berdiskusi dengan para sahabatnya. Rasulullah Muhammad menyatakan, bahwa akan ada suatu masa (fenomena) di mana seseorang pada malam harinya adalah orang yang baik, namun pada siang harinya ia adalah orang yang buruk. Sebaliknya ada pula, seseorang yang pada malam harinya adalah orang yang buruk, namun pada siang harinya ia adalah orang yang baik.

Split personality menunjukkan ketidak-mampuan seseorang atau suatu masyarakat, dalam berpegang teguh pada nilai-nilai Islam. Orang atau masyarakat tersebut gagal melawan hawa nafsunya, yang mengajaknya pada kefasikan dan kebodohan. Orang atau masyarakat tersebut tidak mampu menQur’ankan pemikiran, sikap, dan perilakunya. Oleh karena itu, setiap muslim (seseorang atau suatu masyarakat) hendaklah dapat melepaskan diri dari derita split personality. Caranya dengan berpegang teguh pada nilai-nilai Islam, yang substansi dasarnya tertuang dalam Al Qur’an, dan dijelaskan dalam Al Hadist, serta diingatkan oleh para ulama.

Seorang penderita split personality hendaknya selalu membasahi lisannnya dengan dzikir sirri maupun jahr , saya anjurkan selalu mengucap dzikir Astaghfirullah hal adziem (atau dzikir lainnya) jangan pernah putus ketika sedang tidak melakukan suatu aktifitas. Dengan pola dzikir continyu ini akan mengikis kuasa pribadi lain yang mendominasi menjadi semakin berkurang kekuasaannya sebab selalu memfokuskan kesadaran jiwanya pada dzikir kepada Allah.

Selain itu dia harus berusaha bersikap ikhlas menerima semua cobaan yang diberikan Allah walau seberat apapun. Seorang peruqyah harus mempu mencirikan pasiennya apakah menderita split personality atau gangguan jin dengan meneliti kehidupannya dengan menanyakan apakah ada kejadian yang sangat menyakitkan hatinya yang sama sekali tidak dapat diikhaskan dan dimaafkan.
------------------Bersambung.......................
Tag : ARTIKEL RUQYAH
---

Suka artikel ini? bagikan

FacebookGoogle+ Twitter
0 Komentar untuk "GANGGUAN MENTAL SPLIT PERSONALITY (KEPRIBADIAN GANDA)"

PELAYANAN RUQYAH EKSLUSIVE

PELAYANAN RUQYAH EKSLUSIVE
Melayani Panggilan Ruqyah seluruh Indonesia dan dunia. Penjelasan lanjutan klik gambar !

PONDOK REHABILITASI QURANIC HEALING

PONDOK REHABILITASI QURANIC HEALING
#TOP