7 Cara Praktis Menyembuhkan Orang yang Alami Halusinasi
------------------------------------------------------------------------------------
Seri Psikoterapi Ruqyah :
Foto: 7 Cara Praktis Menyembuhkan Orang yang Alami Halusinasi
------------------------------------------------------------------------------------
Seri Psikoterapi Ruqyah :

Percaya atau tidak, halusinasi benar-benar bisa terjadi pada seseorang. Gejalanya bisa melibatkan penglihatan, pendengaran, rasa, bau, dan sentuhan. Jika kerabat Anda ada yang sering mengalami hal tersebut, ini cara membantunya.

Anda mungkin akan menganggap seseorang dengan halusinasi hanya ingin menakut-nakuti dengan apa yang dia alami. Jika orang tersebut sudah terlalu sering mengatakan halusinasinya, ada baiknya Anda mulai menaruh perhatian pada halusinasinya dan memberikan bantuan. Berikut ini langkah sederhana untuk membantu orang yang mengalami halusinasi :

Berikut ini adalah 7 Cara Praktis Menyembuhkan Orang yang Alami Halusinasi.

 1. Tetap tenang sangat dibutuhkan saat Anda hendak membantu orang yang mengalami halusinasi.
  
2. Lakukan pendekatan secara personal dengan berbicara via telefon atau mengobrol secara langsung. Tanyakan apa yang sering dia takuti atau yang dia bingungkan saat merasakan halusinasi.

3. Katakan bahwa Anda tidak mendengar atau melihat apa yang dia alami saat halusinasi. Tapi jangan berdebat dengan orang tersebut karena dia tidak bisa mengerti atau jadi tidak percaya pada Anda. Orang dengan halusinasi perlu merasa bahwa dirinya perlu membicarakan gejala atau pengalaman halusinasinya dengan orang lain.

4. Sarankan agar dia mau berbicara dengan ahli, seperti psikiater atau peruqyah dan cobalah bujuk agar diruqyah untuk membantu apa yang dia alami.

5. Jika orang tersebut sering mendengar suara-suara aneh, atau melihat penampakan katakan pada makluk tersebut agar menyuruh suara itu pergi. Atau dampingi orang tersebut dan lakukan tehnik scanning lihat di http://quranic-healing.blogspot.com/2013/10/penyembuhan-gangguan-halusinasi.html untuk memusnahkan sumber gangguan halusinasinya.

6. Ajak orang tersebut untuk melakukan aktivitas positif yang membantunya tetap fokus. Misalnya dengan mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur'an atau menonton televisi atau berolah raga.

7. Jangan paksa orang tersebut untuk melakukan sesuatu secara terburu-buru.
Percaya atau tidak, halusinasi benar-benar bisa terjadi pada seseorang. Gejalanya bisa melibatkan penglihatan, pendengaran, rasa, bau, dan sentuhan. Jika kerabat Anda ada yang sering mengalami hal tersebut, ini cara membantunya.

Anda mungkin akan menganggap seseorang dengan halusinasi hanya ingin menakut-nakuti dengan apa yang dia alami. Jika orang tersebut sudah terlalu sering mengatakan halusinasinya, ada baiknya Anda mulai menaruh perhatian pada halusinasinya dan memberikan bantuan. Berikut ini langkah sederhana untuk membantu orang yang mengalami halusinasi :

Berikut ini adalah 7 Cara Praktis Menyembuhkan Orang yang Alami Halusinasi.

1. Tetap tenang sangat dibutuhkan saat Anda hendak membantu orang yang mengalami halusinasi.

2. Lakukan pendekatan secara personal dengan berbicara via telefon atau mengobrol secara langsung. Tanyakan apa yang sering dia takuti atau yang dia bingungkan saat merasakan halusinasi.

3. Katakan bahwa Anda tidak mendengar atau melihat apa yang dia alami saat halusinasi. Tapi jangan berdebat dengan orang tersebut karena dia tidak bisa mengerti atau jadi tidak percaya pada Anda. Orang dengan halusinasi perlu merasa bahwa dirinya perlu membicarakan gejala atau pengalaman halusinasinya dengan orang lain.

4. Sarankan agar dia mau berbicara dengan ahli, seperti psikiater atau peruqyah dan cobalah bujuk agar diruqyah untuk membantu apa yang dia alami.

5. Jika orang tersebut sering mendengar suara-suara aneh, atau melihat penampakan katakan pada makluk tersebut agar menyuruh suara itu pergi. Atau dampingi orang tersebut dan lakukan tehnik scanning lihat di http://quranic-healing.blogspot.com/2013/10/penyembuhan-gangguan-halusinasi.html untuk memusnahkan sumber gangguan halusinasinya.

6. Ajak orang tersebut untuk melakukan aktivitas positif yang membantunya tetap fokus. Misalnya dengan mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur'an atau menonton televisi atau berolah raga.

7. Jangan paksa orang tersebut untuk melakukan sesuatu secara terburu-buru.

Post a Comment