Peruqyah itu menghadapi orang sakit. baik sakit fisiknya, jiwanya atau spiritualnya.
3 komponen fisik,psikis dan spiritual yang sakit akan berdampak pada sikap dan prilakunya.
Tidak seyogyanya seorang peruqyah bersikap antipati,marah dan benci jika pasien itu melakukan perbuatan yang sekiranya kurang pantas dan kurang berkenan dimata peruqyah sebab mereka kadang tidak sadar dengan sikap dan prilakunya sendiri.
Peruqyah juga harus senantiasa muhasabah dan introspeksi diri sebab kita ini hanya manusia biasa yang dapat berbuat salah dan dosa. Maka tiada salahnya jika menerima saran dan kritik dari orang lain bahkan pasien kita sendiri, ingatlah ungkapan ini "JANGAN LIHAT SIAPA YANG MENGATAKAN NAMUN LIHATLAH APA YANG DIKATAKAN"
Bahkan jangan pernah malu meminta maaf jika kita telah berbuat suatu kesalahan.

Post a Comment