Siyasah Ruqyah Syar'iyyah
==================
Ruqyah syar'iyyah dalam pasang surutnya sudah mengalami banyak fitnah dari musuh2 tauhid (mubtadi', ahlus syirik) ataupun terfitnah karena banyaknya dukun menggunakan nama ruqyah dalam pengobatan syirik mereka dan adanya beberapa oknum peruqyah syar'iyyah yang berbuat kesalahan.

Fitnahan terhadap ruqyah syar'iyyah ini pada akhirnya membuat dikotomi negatif bagi umat islam yang awam hingga membenci terapi ruqyah syar'iyyah seperti yang terjadi di wonogiri adanya tokoh yang melarang adanya terapi ruqyah diwilayah mereka juga didaerah lain atau suatu pesantren yg sangat kental kleniknya atau menolak acara ruqyah dikira membawa nama partai politik tertentu.

Untuk mengcounter fitnahan ini salah satunya adalah dengan tidak menggunakan nama RUQYAH secara langsung namun menggunakan strategi cerdas dengan mengganti istilah RUQYAH dengan TERAPI PENYEMBUHAN QUR'ANI (QURANIC HEALING THERAPHY).

Alhamdulillah dengan menggunakan new branding QURANIC HEALING TECHNOLOGI , Kami dapat menembus sekat dan semua halangan di masyarakat hingga dapat berdakwah tauhid dengan mudahnya dan metode ruqyah dengan penggunaan istilah baru sangat disukai oleh masyarakat (bayangkan komunitas QHI,Rehab hati qur'ani, komunitas cinta ruqyah, griya tazkiyah qur'ani sampe kewalahan diminta masyarakat mengadakan pelatihan Quranic Healing)

Walaupun kami sempat dikritik "mengapa menggunakan Quranic Healing bukannya ruqyah" oleh seorang peruqyah senior kami akan tetap menggunakan istilah Quranic Healing Technology (QHT) sebab ternyata maslahatnya sangat besar Walhamdulillah (toh pada akhirnya kami juga akan menjelaskan bahwa terapi penyembuhan qur'ani ini hakikatnya adalah terapi ruqyah)

Post a Comment