kemarin malam kami meruqyah seorang lelaki yang juga biasa meruqyah.
Namun setiap kali habis meruqyah ia jadi sulit tidur, dan bahkan terasa pegal2 di ruas2 tulangnya.
kemarin kami meruqyahnya dengan metode spot.
Yakni membacakan ayat kursy sambil menekan titik pembuluh darah, spontan lelaki ini menggelinjang, menyeringai, tertawa dan tak kuasa menahan diri.
Begitulah syetan akan datang dari depan, belakang, kanan dan kiri untuk menjerumuskan manusia (qs: ala'rof:17 ), ia akan masuk lewat peredaran darah manusia, sebagaimana hadits nabi:
Dari Shafiah binti Huyai, istri Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam,, bersabda, "Sesungguhnya setan itu mengalir pada anak Adam di tempat aliran darah." (HR. Bukhari)
kenapa syetan masih bisa merasuki seseorang yang sudah biasa meruqyah dengan ruqyah syar'iyyah.....?
Jawabanya
Ada beberapa hal yang menyebabkan itu terjadi.
1. Masih terlibat transaksi ribawi.
2. Tidak menjaga sholat berjamaah.
3. Sumber rizki tidak halal.
4. Menyimpan dendam dalam hati.
5. Masih memiliki dan mengamalkan amalan bid'ah
6. Tidak bisa menerima taqdir
7. Memiliki kebiasaan yang sama dg syetan (makan tangan kiri, tak baca bismillah, berma'shiyat dll.)
8. Memiliki fikroh (pola fikir) sesat.
Semoga manfaat.

Post a Comment