Majalah Ummi edisi Juli 2014 telah menulis artikel Berjudul "HIPNOTERAPI Antara Sains dan Klenik."halaman 116-117

Telah mengutip pendapat saya berkenaan dengan hipnoterapi, wartawan Ummi telah menelpon saya langsung berkenaan hukum Hipnoterapi dan mengutip penjelasan saya yang mengatakan " kita harus menelisik dulu bagaimana prosedur hipnoterapi itu dilakukan , "Ada hipnoterapi tradisional biasanya menggunakan bantuan jin, jadi harus dihindari.

Untuk hipnoterapi modern juga harus kita teliti. Ada sebagian hipnoterapis modern yang kelihatannya syar'i namun menggunakan musik untuk relaksasi, tapi setelah itu kerasukan jin. Ada juga yang benar benar murni menggunakan metode ikmiyah untuk tujuan medis, itu tidak masalah"

Perdana juga mengungkap beberapa ciri hipnoterapi yang bisa menjadi indikasi melibatkan magis yaitu menyertakan mantra dan lafal lafal yang tidak syar'i , menyuruh pasien berpuasa yang tidak ada syariatnya atau kadang menggunakan bunyi bunyian.

Penjelasan saya :

Hipnoterapi tradisonal menggunakan jin adalah ILMU GENDAM yang syarat mendapatkannya harus puasa, merapal mantra atau semedi.

Kenapa saya mengkritik penggunakan musik itu ciri hipnoterapi yang DILARANG sebab jelas dalam Islam musik itu HARAM !
KALO ingin mendapatkan relaksasi yang syar'i berdzikir atau membaca Qur'an.

Kenapa saya bilang hipnotis bisa kerasukan jin? Lihat buktinya dihttp://www.bengkuluonline.com/2014/02/belajar-hipnotis-puluhan-siswa-smp-kesurupan-masal.html

Kenapa saya bilang hipnosis untuk tujuan medis itu tidak masalah . Ada kesalahan kutipan dari wartawan sebab saya menjelaskan " jika hipnoterapi itu menggunakan sugesti psikologis maka saya menyebutnya bukan hipnosis melainkan psikoterapi yang benar benar murni menggunakan metode ilmiyah dengan sugesti maka ini tidak masalah."

Wallahu A'lam

Post a Comment