Agus Abdulloh


Pengalaman Ruqyah seperti judul di atas sering kami jumpai di Klinik Bekam Ruqyah Centre Magelang. Acara reoni yang seharusnya untuk mempererat tali persaudaraan justru menjadi awal kehancuran sebuah keluarga. Begitulah yang dialami oleh keluarga Bu Fulanah (nama samaran).
Setelah mengikuti acara reoni SMA, suami Bu Fulanah mengalami perubahan sikap yang sangat mencolok. Tiba-tiba malas ibadah, tiba-tiba benci dengan pasangannya, mudah emosi, hubungan intim menjadi dingin, suka komunikasi intim via HP (ternyata dengan WILnya), dan lain-lain. Padahal pernikahan Bu Fulanah sudah membuahkan anak yang sudah besar-besar, bahkan yang paling besar sudah usia nikah. Namanya sahwat setan, hasrat cintapun tetap membara tak mengenal usia. Alhamdulillah Bu Fulanah bisa dibilang berhasil dalam mendidik anak-anaknya, terlihat dari tutur kata anak-anaknya dan pakaian yang dikenakannya.

Melihat perubahan ini, Bu Fulanah bermusyawarah dengan anak-anaknya guna mencari solusi. Alhamdulillah Bu Fulanah ditunjukkan oleh Alloh untuk mencari solusi dengan Ruqyah Syar’iyyah. Bu Fulanah dan anak-anaknya pun datang ke Klinik Bekam Ruqyah Centre Magelang menceritakan semua permasalahnya. Setelah kami memberikan tausiah agama, kamipun menyarankan beliau untuk melakukan Ruqyah Treatment Point (RTP) yang ditujukan untuk suaminya, yang meliputi: ruqyah langsung (saat suaminya sedang tidur), minum air ruqyah, ruqyah rumah, dan mandi air ruqyah. Semua ruqyah ditujukan untuk suami tanpa sepengetahuan suaminya. Cara RTP dapat dibaca di FP kami Klinik Bekam Ruqyah Centre Magelang (https://www.facebook.com/1646703395599086/photos/pcb.1684732905129468/1684731175129641/?type=3&theater).

Setelah melakukan RTP selama 2 minggu berturut-turut, banyak kejadian-kejadian aneh yang terjadi dalam keluarganya, diantaranya suaminya berubah menjadi lebih baik, banyak ditemui binatang-binatang pada mati (yang paling banyak adalah Kecoa tanpa kepala), rumahnya berbau sangat amis, suaminya berbau wangi menyengat, malah hari banyak suara letusan dari atas, dan lain-lain. Dan setelah beberapa minggu tidak bertemu, kami bertemu Bu Fulanah di Kajian Ruqyah di Masjid SMP Negeri 2 Magelang yang diadakan setiap bulan sekali pada hari Ahad minggu pertama jam 09.00 – Dzuhur. Alhamdulillah beliau bercerita bahwa keluarganya khususnya suaminya banyak mengalami perubaha sesuai yang diharapkan. Laa haula wa laa quwwata illa billah

Post a Comment