MALAS DAN ANEH SETELAH DAHULU PERNAH BELAJAR ILMU KANURAGAN

Di sebuah tempat di tegal. Saya diminta untuk berdoa bersama dalam menjemput kenyamanan beribadah kepada Allah.

Alkisah seorang pemuda yang malas ibadah, malas keluar rumah. Dikarenakan situasi yang dia sendiri bingung. Saya hanya mampu menggali dengan sedikit data. Akhirnya hanya masukan nasihat saya berikan. Tentang fitrah seorang anak. Tentang tabiat jiwa yang murni. Gangguan masuk karena hilangnya tawakal kepada Allah.

Saya minta dia untu istirja' dengan doa iftitah. Karena doa ini bila didalami artinya, mampu memutuskan seluruh gangguan.

Kedua, mentaubati sifat ingin digdaya dan hebat dihadapan manusia. Hakikat manusia tidak sakti. Bahkan rasulullah patah giginya dalam perang.

Gangguan masuk karena kamu mungkin pernh berkata kasar pada ibu, bapak, dan keluarga. Sehingga mereka mudah sekali masuk.

Saya ajak terus istighfar. Ditengah tengah percakapan, saya berkata kepadanya.

"seandainya dahulu ridho untuk menerima ilmu, maka sekarang ridholah untuk melepasnya. Dan bagi kalian kalangan jin yang mungkin turut serta terpanggil dahulu, kalian bebas. Maafkanlah anak ini. Seandainya kalian berbuat baik padanya, maka biarlah Allah yang membalasnya. Kembalilah pada fitrah kalian. Kembalilah pada syariat islam. Takut pada Allah. Dan seandainya kamu punya keluarga, kembalilah pada mereka. Apakah kamu tidak rindu pada mereka. Apakah kamu tidak kangen sama ayah, ibu, mungkin istri dan anak2mu. Kembalillah, mereka lebih berhak kamu jaga kehormatanya."

Jin bereaksi menangis, sampai kemudian memilih msuk islam. Saya nasihatkan agar sebagai makhluk bebas, tidak boleh tunduk pada dukun, pada pwrapal mantra, karena itu hanya akan membuatmu terikat. Diperbudak.

Saya memanggilnya Abdullah. Setelah mengucap salam, dia keluar.

Barakallahufiikum..
Ruqyah pun tanpa kesurupan.
Margasari - Tegal

Post a Comment