"Membebaskan jiwa yang terbelenggu sihir"

Perdana Akhmad
(Founder QHi)

Ada pesakit di malaysia merasakan selama bertahun tahun setiap memejamkan mata dia selalu merasa berada di rumahnya yang lama sedang berdiri. Perasaan dirinya berada didua tempat sungguh menyiksanya.

Menurut pesakit,  rumahnya dulu banyak ditanami benda benda sihir hingga akhirnya rumahnya dijual dan keluarganya pindah kerumah yang baru.

Namun semenjak pindah kerumah baru mulailah perasaan tetap berada dirumahnya yang lama selalu muncul.

Saya mengetes perasaannya,  saya katakan "Cuba ibu pejamkan mata apakah masih merasakan berada di rumah yang lama?"  lalu ibu itu memejamkan matanya dan berkata "iya sekarang saya terbayang diri saya berada dirumah yang lama sedang berdiri mematung"

Tehnik yang saya lakukan adalah :

1. Mengajak pesakit berdoa pada Allah agar Allah menghilangkan perasaan dijiwanya yang selalu berada dirumahnya yang lama.

2. Karena pesakit mengetahui siapa yang telah menyihirnya maka saya melakukan tehnik pemutusan hubungan sihir dengan pengucapan ikrar.

"Bismillahirrahmanirrahim,  Ya Allah saya mengikrarkan dengan segenap jiwa dan raga saya. Bahwa saya memutus ikatan sihir yang telah dibuat oleh...................... (orang yang menyihir).  Ya Allah dengan bacaan ruqyah hamba,  lepaskanlah semua belenggu sihir yang telah mengikat sukmaku ya Rab. "

Lalu saya dan pesakit bersama sama membaca Al Fatihah,  Ayat Kursi,  Al Ikhlas,  Al Falaq dan An Naas sebayak 1x dan setiap selesai membaca satu surat menghembuskan nafas diniatkan kerumahnya yang lama.

Lalu selesai membaca, saya minta pesakit memajamkan matanya Alhamdulillah kata pesakit sudah tidak lagi terbayang dirinya berada dirumahnya yang lama.

Tehnik ini disaksikan juga oleh Perawat Islam Quranic Healing Malaysia Ustadz Amirul Mukminin Al-Faruq yang turut mendampingi saya merawat pesakit.

Ruqyah itu mudah jika paham Kaidahnya untuk pengobatan gangguan Psikologis. Pesakit terkena gangguan halusinasi akibat sihir dan solusinya adalah psikoterapi ruqyah.

Post a Comment