TERAPI RUQYAH JARAK JAUH LEWAT TELPON (PENGOBATAN SANTET, TENUNG, TELUH, SIHIR, GUNA-GUNA)

TERAPI RUQYAH JARAK JAUH LEWAT TELPON (PENGOBATAN SANTET, TENUNG, TELUH, SIHIR, GUNA-GUNA)
Saya Perdana Akhmad, S.Psi sebagai Founder Quranic Healing akan memberikan pelayanan Ruqyah Melalui Telpon khusus bagi umat muslim yang diserang oleh SIHIR, ILMU HITAM, PELET, SANTET, TELUH, GUNA GUNA, SERING KESURUPAN, TERKENA PENYAKIT YANG TIDAK TERDETEKSI DOKTER. Penjelasan lanjutan Klik Gambar !

HUKUM MENIUP AIR UNTUK MERUQYAH

HUKUM MENIUP AIR UNTUK MERUQYAH

Ada sedikit kekeliruan dari kalangan kaum muslimin tentang hukum meniup air putih ketika meruqyah. Oleh kerana itu, pada kesempatan kali ini kami akan membawakan fatwa dari fadhilatu syaikh al-'allamah Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah dalam masalah ini. Semoga bermanfaat dan menjadi pencerahan bagi yang mencari kebenaran. Barokallohu fiikum.

Pertanyaan :

Apa hukum meniup ke air ketika meruqyah ?
Jawab  :

Meniup ke air ada dua jenis :

Pertama :

Tujuan meniup ke air itu adalah untuk mencari berkah dari air ludah orang yang meniup, maka ini haram tanpa ada keraguan, dan termasuk dari jenis kesyirikan. Kerana air ludah seorang insan bukanlah suatu sebab keberkahan dan kesembuhan. Tidak ada seorangpun yang bekasnya boleh untuk dicari berkahnya kecuali Rasulullah SAW adapun selain beliau, maka tidak boleh.

Akan tetapi selain Nabi SAW tidak ada seorangpun yang boleh untuk dicari berkah dengan air ludahnya atau peluhnya atau bajunya atau selain daripada itu. Bahkan hal itu haram dan termasuk dari salah satu jenis kesyirikan.

Kedua :

Seorang meniupkan air dimana dia membaca Al-Quran Al-Karim  di dalamnya. Misalnya dia membaca surah Al-Fatihah. Surat Al-Fatihah adalah ayat ruqyah dan termasuk surah yang paling agung yang boleh dipakai seorang dalam meruqyah. Maka dia membaca surah Al-Fatihah lalu meniup ke air. Maka sesungguhnya hal ini tidak mengapa. Sesungguhnya sebagian salaf telah melakukannya. Dan hal ini mujarab ( manjur ) dan memberikan manfaat dengan izin Allah.

Rasulullah juga meniup pada kedua telapak tangan beliau ketika akan tidur dengan ( membaca ) Qul huwallohu ahad ( surat Al-Ikhlas), Qul A'udzu birobbil Falaq ( surat Al-Falaq ) dan Qul A'udzu birobbin Nas ( surat An-Nas ), lalu beliau mengusap wajah dan bagian tubuh yang lain yang mampu diusap dengan kedua telapak tangan beliau.

Sholawatullah wa salamuhu 'alaihi wallohul muwaffiq.

[ Fatawa Arkanul Islam Wal Aqidah-Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-'Utsaimin rahimahullah- hal : 179-180 Cetakan maktabah Ash-Shofa tahun 1428 H/2008 ]
Tag : FATWA RUQYAH
---

Suka artikel ini? bagikan

FacebookGoogle+ Twitter
0 Komentar untuk "HUKUM MENIUP AIR UNTUK MERUQYAH"

PELAYANAN RUQYAH EKSLUSIVE

PELAYANAN RUQYAH EKSLUSIVE
Melayani Panggilan Ruqyah seluruh Indonesia dan dunia. Penjelasan lanjutan klik gambar !

PONDOK REHABILITASI QURANIC HEALING

PONDOK REHABILITASI QURANIC HEALING
#TOP