*SIHIR PENGOLAH JIWA* Berikut adalah lanjutan pembahasan mengenai _sihir pengolah jiwa_. Salah satu diantara jenis sihir pengolah jiwa yang dicatat oleh para ulama adalah السحر الخمول Oleh: Syaikh Abul Barra' Usamah bin Yasiin Al Ma'any *_Sihir Khumuul_* Sihir Yang Menjadikan Lesu Dan Malas. (Sihir khumuul) Ada Dua Bagian : 1. Sihir khumuul yang terus-menerus : Seorang yang disihir melalui jenis sihir khumul yang bersifat terus-menerus, sihir khumuul menimpa semua bagian tubuh, dia merasakan sakit yang terus-menerus berupa kelesuan dan malas, serta tidak ada kemampuan untuk beraktifitas atau pembiasaan dengan aftifitas apapun 2. Sihir khumuul yang bersifat temporal : Seorang yang disihir melalui jenis sihir khumuul yang bersifat temporal, sihir khumuul menimpanya melalui kelesuan dan rasa malas, serta tidak ada kemampuan untuk beraktifitas dan terkadang menjadi aktif dan kuat, dia hidup sebagaimana manusia normal lainnya. Syaikh Abdullah Bin Abdurahman Al Jibrin rahimahullah berkata : Sihir khumuul memiliki tujuan bahwasannya tukang sihir melakukan ritual untuk mengguna-gunai manusia, ritual yang dapat melemahkan niyatnya, dan dapat melemahkan tubuhnya, merasakan malas dan lemah, dan halangan yang sangat kuat dari dari pekerjaannya, hartanya, dan keluarganya, dan cenderung kepada dunia, serta santai dengan tidur dan duduk-duduk. Seandainya hartanya hilang atau kebutuhannya luput atasnya, boleh jadi dia menguasai hartanya dan berlaku boros serta menghambur-hamburkan hartanya, melampaui batas dan bertindak kerusakan, namun dia tidak merasa dengan jejak kerusakan yang dia lakukan. Banyak terjadi, ada seseorang yang menikahi istri kedua, dan istri kedua tersebut melakukan ritual untuk suaminya, agar dia bisa memalingkan suaminya dari keluarganya dan anak-anaknya, wanita tersebut memungkinkan untuk melakukan segala sesuatu, sehingga dia dihalangi dari keluarga dan anak-anaknya, mau tidak mau dia harus menerima semua keadaannya ini, dan mengabulkan segala permintaannya, sampai istrinya (istri yang kedua) merampas seluruh apa yang dimilikinya. Dia tidak menyerahkan dirinya untuk diruqyah, dan tidak mengakui ada gangguan pada dirinya, maka wajib baginya pada saat untuk memulai melalui dirinya dan dia berupaya dalam rangka mengobatinya sekalipun dengan kuat, dan hendaknya menjauhi wanita tersebut (istri kedua) atau pembantu dan pekerja yang tersangka atas perbuatan tersebut. 📖 Rahasia Pemusnah Sihir 🖊Syaikh Abul Barra' _Mutarjim:_ Syaikh Helmi Abdul Hakim Lc

Post a Comment