Psikoterapi Qur'ani
DIAGNOSA GANGGUAN KARENA UCAPAN DAN KEYAKINAN

Disusun oleh : Perdana Akhmad, S. Psi
(Founder QHI & Mudir Ma'had Al Abror)





Pembahasan :

Dari Abu Hurairah radliyallaahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah bersabda, Allah berfirman, أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِى بِى “Aku sesuai dengan persangkaan hamba pada-Ku.” (Muttafaqun ‘alaih).

Hadits ini mengajarkan bahwa Sangkaan manusia pada dirinya atau orang lain dapat membuat Allah akan kabulkan sesuai dengan sangkaan yang ada pada dirinya atau orang lain. Jika seseorang bersyahwasangka baik atau buruk pada dirinya sendiri maka Allah akan kabulkan begitu juga jika ada orang yang bersyahwasangka baik atau buruk pada orang lain maka juga akan Allah kabulkan.

 Sebuah hadist Qudsi menjelaskan tentang konsep dasar prasangka manusia. Sesungguhnya Allah berkata: “Aku sesuai prasangka hamba-Ku pada-Ku dan Aku bersamanya apabila ia memohon kepada-Ku” (HR.Muslim)

Prasangka, keyakinan, doa yang dapat menimbulkan gangguan penyakit atau permasalahan hidup pada manusia ada dua bentuk yang saya jabarkan dibawah ini :

 1. SUMPAH 

 a. Sumpah diri Sendiri 

Contoh :

 - Saya tidak akan menikah sebelum saya sukses dalam pekerjaan saya.

 Sumpah yang diucapkan dapat mengakibatkan anda susah dapat jodoh, atau anda selalu gagal menikah jika anda ternyata dalam pekerjaan anda selalu dapat hambatan dan gangguan.

Ada baiknya anda menghapus program sumpah anda sendiri dengan bertobat pada Allah lalu mintalah jodoh pada Allah.

 -Jika saya melanggar janji saya maka kehidupan saya akan sengsara. 

Sesungguhnya anda tidak perlu menyengsarakan diri sendiri dengan janji yang anda buat.

Anda jika berjanji tidak perlu menambah sanksi berupa hancurnya kehidupan anda. Segeralah bertobat pada Allah dan mintalah ampun atas janji yang anda ingkari dan kesengsaraan yg anda dapatkan lalu berdoalah pada Allah agar anda lepas dari semua permasalahan anda.

b. Terkena sumpah oleh orang lain 

 Contoh :

 -Seorang Ibu memarahi anaknya lalu keluar perkataan "Jika kamu bersikap seperti ini maka kamu tidak akan bisa menikah sampai kapanpun juga" dampaknya akhirnya anaknya sulit dapat jodoh.

Solusinya : Ibunya bertobat pada Allah atas kalimatnya lalu mendoakan anaknya agar cepat dapat jodoh

-Semoga kamu sakit sakitan karena telah menyakiti hati saya.

 Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda : وَاتَّقِ دَعْوَةَ الْمَظْلُومِ فَإِنَّهُ لَيْسَ بَيْنَهَا وَبَيْنَ اللَّهِ حِجَابٌ "Dan takutlah doa orang terzalimi, karena tidak ada hijab (penghalang) antara ia dengan Allah." (Muttafaq 'Alaih)

 Jika ada seseorang yang tersakiti oleh anda lalu mendoakan/berharap anda dapat celaka, maka anda dapat mendapat keburukan sebab Allah akan kabulkan permohonan orang yang anda sakiti.

Solusi : Meminta maaf pada orang yang pernah anda sakiti, doakan kebaikan pada orang yang pernah anda sakiti dan anda minta ampun pada Allah.

 2. SUGESTI

Sugesti adalah cara pemberian suatu pandangan atau pengaruh dari dalam diri seseroang atau sekelompok orang kepada orang lain atau kelompok lain dengan cara tertentu sehingga orang/ kelompok tersebut menerima pandangan atau pengaruh yang diberikan tanpa berpikir lebih lanjut.

Sugesti ada bersifat positif (menguntungkan) dan ada yang bersifat negatif (merugikan)

Pada gambar yang saya tampilkan anda dapat melihat contoh beragam bentuk gangguan atau penyakit karena sugesti negatif baik yang diucapkan diri sendiri atau diucapkan orang lain.

Solusinya ubahlah sugesti negatif menjadi sugesti yang positif. Allah tidak merubah suatu kaum, jika kaum itu tidak merubahnya….

kalimat diatas.. menegaskan bahwa

1. Allah yang merubah nasib suatu kaum
2. merubahnya ALlah tergantung dari kita…
3. ada hal yang harus kita rubah yaitu pikiran kita. jika kita berpikir positif maka nasib kita akan berubah positif, jika kita berpikir negatif maka nasib kita akan negatif

Allah sesuai dengan prasangka hambanya… so pikiran menentukan nasib.

 Jika anda seorang terapis, peruqyah cobalah ajak pasien anda muhasabah agar mengingat apakah ada sumpah atah sugesti negatif yang pernah diucapkannya atau diucapkan orang lain pada dirinya yang membuat kehidupan banyak masalah atau penyakit tidak kunjung sembuh.

Lalu jika sudah terdiagnosa ajaklah untuk melakukan tazkiyatun nafs dan bertobat pada Allah. Wallahu a'lam.

Post a Comment